KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA


 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
 
 
Daftar Isi
Kompetensi
Materi
Pengertian
Jenis Hama Tumbuhan
Jenis Penyakit Tumbuhan
Upaya Penaggulangan
Latihan
Tes
Seluruhnya
 
About
Telah di download :
614 kali
Telah di lihat :
29634 kali
Rating
Comment
Comment :
0
Lihat/Beri Komentar
Materi Terkait
Belum ada materi yang terkait
 
 
Materi Pokok » Sekolah Menengah Pertama » Kelas VII » Biologi Download
Hama dan Penyakit Tumbuhan
Kompetensi
KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

Mengidentifikasi struktur pada tumbuhan, bagian tubuh tumbuhan, serta hama penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

INDIKATOR

Mendata contoh hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.


Materi


Keberhasilan dalam menuai hasil panen pertanian tentu merupakan hal yang paling diharapkan oleh para petani. Namun semua itu hanyalah impian semata saat sawah, ladang, kebun ataupun areal pertanian menjadi rusak diserang hama dan penyakit. Menurut data yang dilakukan oleh Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi, diketahui bahwa kerugian yang disebabkan ileh hama pada tanaman padi saja mencapai sekitar 19-24% tiap tahunnya. Belum lagi kerugian yang diakibatkan oleh jenis hama dan penyakit tanaman lainnya. Dengan demikian, perlu pengenalan terhadap berbagai jenis hama dan penyakit pada tumbuhan. Hal ini bertujuan agar dapat dilakukan upaya preventif dan kuratif untuk meningkatkan kualitas dan kunatitas hasil pertanian.
Pengertian

PENGERTIAN


Sumber:
http://deptan.go.id/

Hama adalah hewan yang merusak tanaman atau hasil tanaman karena aktivitas hidupnya, khususnya aktivitas untuk mendapatkan makanan dan bertempat tinggal. Hama tanaman memiliki kemampuan merusak yang sangat hebat. Akibatnya, selain mengganggu pertumbuhan tanaman, hama juga dapat mematikan tanaman sehingga berdampak pada kegagalan panen.

Berbagai hewan perusak tanaman telah umum dikenal di Indonesia. Terdata sekitar 1800 jenis hewan, yang terdiri dari kelompok cacing (vermes), serangga (insecta), hewan berbuku-buku (arthropoda), amfibi, binatang melata (reptil), burung (aves) dan binatang menyusui (mamalia).


Sumber:
http://pinker.wjh.harvard.edu/

Hama yang menyerang organ tumbuhan umumnya adalah hewan. Hama tanaman dapat berupa :

  1. Kelompok hewan menyusui, misalnya tikus, kera, gajah.

  2. Kelompok serangga, misalnya walang sangit, kutu daun, belalang.

  3. Kelompok burung, misalnya burung pipit, manyar, gelatik

Di antara hewan-hewan tersebut, yang paling banyak menjadi perusak organ tanaman adalah serangga. Jumlah dan jenis serangga yang dapat merusak tanaman diperkirakan mencapai 1600 jenis.


Sumber:
http://pinker.wjh.harvard.edu/

PENYAKIT PADA TUMBUHAN

Penyakit tanaman adalah gangguan pada tanaman yang disebabkan oleh mikroorganisme. Mikroorganisme tersebut dapat berupa virus, bakteri, fungi (jamur), protozoa (hewan bersel satu) dan cacing nematoda. Mikroorganisme menyerang berbagai organ tanaman, baik pada bagian akar, batang, daun dan buah. Mikroorganisme hidup pada organ tanaman dan meracuninya sehingga tanaman menjadi terhambat pertumbuhannya dan akhirnya mati.

Penyebaran penyakit pada tanaman dapat terjadi melalui perantaraan angin, air dan serangga. Serangga dapat menularkan virus, bakteri, jamur dan protozoa yang berasal dari satu tanaman tertentu ke tanaman lainnya. Selain itu, faktor lingkungan juga memberikan andil yang tidak sedikit dalam proses penyebaran penyakit. Misalnya, kelembaban dan suhu akan mempengaruhi pertumbuhan jamur. Peningkatan jumlah jamur ini akan berdampak pada tumbuhan yang rawan untuk terkena penyakit yang disebabkan oleh jamur.

 

 

Jenis Hama Tumbuhan
JENIS HAMA TUMBUHAN
1. JENIS HAMA TUMBUHAN JENIS SERANGGA

Sumber:
http://sprucepinecottage.com/

HAMA WERENG


Sumber:
http://deptan.go.id/

Ada berbagai jenis hama yang menyerang tanaman pertanian, antara lain:

  1. Wereng coklat (Nilaparvata lugens) yang menyerang tanaman padi

  2. Walang sangit (Leptocorisa acuta) yang menyerang biji padi yang masih muda dan lunak. Akibatnya biji padi menjadi kosong, kadang berisi tetapi isinya tidak sempurna.

  3. Kutu daun (Aphis sp.) yang merusak beberapa jenis tanaman

  4. Kumbang tanduk atau wangwung (Artona cartoxantha dan Oryctes rhinoceros) yang menyerang tanaman kelapa

  5. Chilo sp. Yang merusak tunas dan batang tebu

  6. Ulat penggerek (Tryporiza innotata) menyerang tanaman padi

Jenis hama yang berupa serangga dapat menyerang tanaman pada stadium yang berbeda, misalnya ulat penggerek. Ulat penggerek ini mampu merusak tanaman padi pada saat larva. Namun, ketika pada saat menjadi kupu-kupu, ulat ini tidak lagi menjadi hama. Ulat ini menggerek dan merusak batang kemudian menyerbu titik tumbuh padi yang sedang disemai. Serangan ulat pada pucuk padi menyebabkan padi tidak dapat membentuk daun baru. Akibatnya, pucuk daun menguning dan akhirnya tanaman padi mati.

2. JENIS HAMA TUMBUHAN DARI KELOMPOK BURUNG (AVES)

Selain dari kelompok serangga, hama yang menyerang tanaman juga berasal dari kelompok burung (aves). Umumnya, burung menyerang areal persawahan padi secara bergerombol pada saat padi sedang disemaikan ataupun ketika hampir masa panen. Kelompok burung yang menjadi hama pada tanaman padi, antara lain:

  1. Baya (Ploceus philippinus)

  2. Bondol hijau (Erythrina prasina Sparman)

  3. Burung gereja (Passer montanus Oates)

  4. Gelatik (Padda oryzifora Linnaeus)

  5. Burung pipit

  6. Perkutut

BAYA

Sumber:
http://kolkatabirds.com/

BONDOL HIJAU

Sumber:
http://pragtfinker.com/

BURUNG GEREJA

Sumber:
http://fotografer.net/

GELATIK

Sumber:
http://upload.wikimedia.org/

BURUNG PIPIT

Sumber:
http://fairislebirdobs.co.uk/

PERKUTUT

Sumber:
http://freehomepages.com/

3. JENIS HAMA TUMBUHAN DARI KELOMPOK MAMALIA (BINATANG MENYUSUI)

Binatang menyusui (mamalia) juga dapat menjadi hama tanaman. Jenis mamalia yang biasanya menyerang tanaman pertanian, antara lain:

  1. Bajing (Callosciurus notatus Boddaert) yang merusak pohon kelapa.

  2. Codot (Cynopterus sphink Vahl) yang gemar memakan bunga pisang, buah pepaya dan jambu biji.

  3. Kera bedes (Macaca fascicularis Raffles) yang seringkali menyerang lading ubi kayu, jagung dan padi.

  4. Tikus belukar (Rattus tiomanicus Miller) yang merusak tangkai tandan buah kelapa sawit.

  5. Tikus sawah (Rattus argentiventer Robinson & Kloss) yang mengerat bagian pangkal batang yang muda, makan bunga dan buah padi serta merusak persemaian kelapa sawit.


BAJING

Sumber:
http://kompas.com/


CODOT

http://oz.irtc.org/

KERA

Sumber:
http://photo.net/

TIKUS BELUKAR

Sumber:
http://jurnalcelebes.com/

TIKUS SAWAH

sumber:

http://img58.imageshack.us/




Jenis Penyakit Tumbuhan

JENIS PENYAKIT TUMBUHAN

JENIS-JENIS PENYAKIT PADA TUMBUHAN

Kerugian yang diderita oleh para petani akibat gagal panen, bukan hanya disebabkan oleh adanya hama yang menyerang areal pertanian. Penyakit pada tanaman juga menjadi salah satu penyebabnya. Mikroorganisme yang dapat menimbulkan penyakit dapat berupa virus, jamur, protozoa, bakteri dan lain-lain. Jenis penyakit pada tanaman, antara lain:

1. Penyakit rebah kecambah

Sumber:
http://deptan.go.id/

Pembusukan pada leher akar tanaman yang baru tumbuh (sedang berkecambah). Disebabkan oleh serangan jamur Phytium sp. dan Rhizoctonia solani. Akibatnya leher akar mengecil sehingga tak mampu lagi menopang batang tanaman. Batang menjadi busuk dan kering sehingga keadaan tanaman akan rebah.

2. Penyakit embun tepung

Sumber:
http://deptan.go.id/

Menyerang biji yang sedang tumbuh sehingga biji yang belum mempunyai daun pertama menjadi keropos dan akhirnya mati. Disebabkan oleh jamur Peronospora parasitica. Akibatnya adalah keadaan tanaman menjadi kerdil, pada daunnya terdapat bercak-bercak hitam.

3. Penyakit pada tanaman kentang

Sumber:

http://deptanumber:
http.go.id/

Disebabkan oleh jamur, yaitu Phytophtora infestan.

4. Penyakit pada tanaman padi

Sumber:
http://deptan.go.id/

isebabkan oleh sejenis jamur, yaitu Pyricularia oryzae. Janur ini menyerang ruas-ruas batang dan butir padi. Akibatnya, ruas-ruas batang menjadi mudah patah dan akhirnya tanaman padi mati.

5. Penyakit pada tanaman jeruk


Sumber:
http://deptan.go.id/

Disebabkan oleh bakteri, yaitu Bactery Like Organism yang menyerang pembuluh tapis (floem) pada batang jeruk. Gejalanya berupa kuncup-kuncup daun yang menjadi kecil lalu akhirnya berwarna kuning dan diikuti dengan buah yang juga menjadi berwarna kuning.

6. Penyakit Mosaik pada tembakau

Sumber:
http://deptan.go.id/

Disebabkan oleh virus TMV (Tobacco Mosaic Virus). Menyerang permukaan bagian atas dari daun tembakau. Daun tanaman tembakau menjadi berkerut dan memiliki bercak-bercak kuning. Akibatnya, daun menjadi tidak bermutu, tidak laku dijual dan petani mengalami kerugian

7. CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration)

Sumber:
http://deptan.go.id/

Disebabkan oleh virus yang merusak pembuluh tapis (floem) tanaman jeruk. Daun jeruk menjadi lebih kecil dan berwarna kuning serta pertumbuhan kuncupnya lambat. Pada stadium lanjut, daun jeruk akan gugur sehingga menjadi tidak produktif lagi dan mati.

8. Penyakit pada tanaman anggrek

Sumber:
http://deptan.go.id/

Disebabkan oleh Pseudomonas cattleyas, yaitu sejenis bakteri yang menyebabkan penyakit pada tanaman anggrek.

9. Penyakit Mosaik pada jagung

Sumber:
http://iptek.net.id/

Disebabkan oleh sejenis jamur, yaitu Ustilago maydis.
Jika pada tanaman gandum, disebabkan oleh Ustilago avenae.
Jika pada tanaman tebu, disebabkan oleh Ustilago scitaminea.


Upaya Penaggulangan
UPAYA PENANGGULANGAN


BIOLOGIS

Sumber:
http://arikah.com/

MEKANIK

Sumber:
http://tempointeraktif.com/

Serangan hama dan penyakit tanaman menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan produksi pangan. Oleh karena itulah, untuk lebih meningkatkan kuantitas dan kualitas pertanian, perlu dilakukan upaya pemberantasan hama dan penyakit tanaman.

Pemberantasan hama dan penyakit tanaman dapat dilakukan dengan beberapa macam cara, antara lain:

  1. Pemberantasan secara biologi

  2. Pemberantasan secara mekanik

  3. Pemberantasan secara kimiawi

KIMIAWI

Sumber:
http://pikiran-rakyat.com/

Jenis hama yang berupa serangga dapat menyerang tanaman pada stadium yang berbeda, misalnya ulat penggerek. Ulat penggerek ini mampu merusak tanaman padi pada saat larva. Namun, ketika pada saat menjadi kupu-kupu, ulat ini tidak lagi menjadi hama. Ulat ini menggerek dan merusak batang kemudian menyerbu titik tumbuh padi yang sedang disemai. Serangan ulat pada pucuk padi menyebabkan padi tidak dapat membentuk daun baru. Akibatnya, pucuk daun menguning dan akhirnya tanaman pada mati.

1. PEMBERANTASAN SECARA BIOLOGI

Pemberantasan hama tanaman dengan menggunakan organisme lain sebagai musuhnya (hewan yang bersifat predator). Contoh:

  1. Ulat yang merusak pohon padi dibasmi dengan melepaskan predator, yaitu burung pemakan ulat.

  2. Kutu loncat diberantas dengan semut rangrang

  3. Tikus diberantas dengan ular sawah

2. PEMBERANTASAN SECARA KIMIA

Pemberantasan hama dengan menggunakan zat-zat kimia atau pestisida Pestisida yang umum digunakan, antara lain:

  1. Insektisida untuk membasmi serangga

  2. Fungisida untuk membasmi jamur

  3. Nematisida untuk membasmi cacing perusak tanaman

  4. Bakterisida untuk membasmi bakteri

  5. Rodentisida untuk membasmi hewan pengerat

Sumber:
http://pikiran-rakyat.com/

3. PEMBERANTASAN SECARA MEKANIK

Pemberantasan hama secara konvensional, misalnya;

  1. memotong bagian tanaman yang terkena serangan hama dan penyakit.

  2. membakar tanaman yang diserang pengganggu

  3. mengusir gerombolan burung-burung pengganggu

  4. menangkap dengan perangkap hewan

  5. membunuh hewan pengganggu tanaman

Latihan
Tes