KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA


 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
 
 
Daftar Isi
Pendahuluan
Angin Barat dan Karakteristiknya
Pengaruh Angin Barat
Hujan Lebat dan Karakteristiknya
Potensi Hujan Lebat dan Banjir
Antisipasi
Referensi
Seluruhnya
 
About
Telah di download :
34 kali
Telah di lihat :
306 kali
Rating
Comment
Comment :
0
Lihat/Beri Komentar
Materi Terkait
Belum ada materi yang terkait
 
 
» Hujan Lebat dan Banjir
Hujan Lebat dan Banjir
Angin Barat dan Karakteristiknya

 

Monsoon berkaitan dengan musim. Monsoon Dingin Asia  berhubungan dengan angin baratan, yaitu angin yang berasal dari daratan Asia menuju wilayah Indonesia. Monsoon Dingin Asia membawa uap air lebih banyak dari biasanya, sehingga sebagian wilayah Indonesia bagian selatan sering banyak hujan atau saat bertepatan dengan musim hujan di Indonesia.
Monsoon merupakan suatu pola sirkulasi angin yang berhembus secara periodik (minimal 3 bulan) dan pada periode yang lain polanya akan berlawanan. Oleh masyarakat awam monsoon sering dikaitan dengan curah hujan. Tapi tidak selalu  setiap ada monsoon selalu banyak hujan, hal ini tergantung kekuatan dari monsoon itu sendiri.
Seperti diketahui bahwa pergerakan matahari hanya menuju utara atau selatan  dengan lintasan terpanjang hanya pada posisi 23.5 derajat LU atau LS. Itu artinya ketika matahari berada pada lintang paling utara maka matahari akan bergerak kembali menuju selatan dengan melintasi ekuator, begitu juga ketika matahari pada posisi paling selatan maka selanjutnya matahari akan bergerak menuju utara.
Jika matahari berada di utara khatulistiwa, maka belahan bumi utara  mempunyai suhu udara yang panas dengan tekanan udara cenderung rendah, maka pergerakan angin dari belahan bumi utara (daratan Asia) menuju belahan bumi selatan (daratan Australia), biasanya berasal dari arah barat menuju timur. Kondisi inilah yang sering dikatakan orang Angin Barat.


Gambar 3. Pola Angin Baratan

Sementara ketika matahari berada di belahan bumi selatan, maka belahan bumi selatan akan mempunyai suhu yang dingin dengan tekanan udara yang tinggi. Pergerakan angin berasal dari belahan bumi selatan (daratan Asutralia) menuju belahan bumi utara (daratan Asia). Kondisi ini dikenal orang dengan Angin Timur


Gambar 4. Pola Angin Timuran