KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA


 SEKOLAH MENENGAH ATAS
 
 
Daftar Isi
Pendahuluan
Pengertian
Perbedaan Infeksi dan Penyakit TBC
Mycobacterium Tubercolusis
Penularan
Tes Kulit TBC (Tes Mantoux)
Orang yang beresiko tinggi terkena TBC
Pengobatan
DOTS
Pencegahan
Tipss
Seluruhnya
 
About
Telah di download :
0 kali
Telah di lihat :
204 kali
Rating
Comment
Comment :
0
Lihat/Beri Komentar
Materi Terkait
Belum ada materi yang terkait
 
 
» TBC
TBC
Pencegahan

Pencegahan Penyebaran TBC

Yang menjadi sumber penyebaran TBC adalah penderita TBC, hal yang paling efektif adalah mengurangi penderita TBC.
Ada dua cara yang dilakukan pada saat ini dalam mengatasi penyebaran, yaitu terapi dan imunisasi.

Untuk terapi, WHO merekomendasikan strategi DOTS. Dalam hal ini ada tiga tahapan penting, yaitu mendeteksi pasien, melakukan pengobatan dan melakukan pengawasan langsung.

Cara kedua adalah imunisasi. Imunisasi akan memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit TBC. Vaksin TBC, yang dikenal dengan nama BCG (Bacillus Calmette Guerin) terbuat dari bakteri Mycobacteria Tubercolusis strain BCG. Bakteri ini menyebabkan TBC pada sapi, tapi tidak pada manusia. Vaksin BCG hanya diperlukan sekali seumur hidup. Di Indonesia diberikan kepada balita sebelum berumur dua bulan.

BCG tidak dapat mencegah serangan TBC namun memberikan perlindungan kepada anak pada bagian vital lain seperti otak (meningitis tuberkolusis) yang dapat berakibat buruk pada perkembangan otak anak dan bisa menyebabkan kematian.

Pengecekan imunitas yang diberikan dari BCG perlu dilakukan setelah periode waktu tertentu (3 s.d. 5 tahun) sebab kekuatan vaksin dapat menghilang.